My University

Sabtu, 11 Oktober 2014

AKUNTANSI DAN LAPORAN
17.          Definisi Akuntansi
                Akuntansi adalah suatu proses mencatat, mengklasifikasi, meringkas, mengolah dan menyajikan data, transaksi serta kejadian yang berhubungan dengan keuangan sehingga dapat digunakan oleh orang yang menggunakannya dengan mudah dimengerti untuk pengambilan suatu keputusan serta tujuan lainnya.

18.          Fungsi Akuntansi
§  Perekam (recording)
o   Bukti Transaksi, dokumen-dokumen yang merupakan dasar pencatatan ke dalam buku jurnal.
o   Penjurnalan,  pembukuan yang baik yang dilakukan agar mengurangi kesalahan dalam pemostingan.
o   Posting ke dalam buku besar, pelaksanaan posting ke buku besar sangat mudah di pahami karena setiap ayat jurnal menunjukan perkiraan-perkiraan mana yang harus di debit dan di kredit.
§  Penyajian laporan keuangan, untuk dapat memberi informasi bagi pihak yang berkepentingan untuk membuat keputusan-keputusan ekonomi serta untuk menunjukan pertanggung jawaban manajemen.
§  Penafsiran (interpretation), mengubah ikhtisar data-data akuntansiyang berbentuk angka menjadi pengertian-pengertian yang menerangkan.
3.            Pihak-pihak yang berkepentingan
Ø   Pihak Intern
Adalah pihak manajemen yang berkepentingan langsung dan sangat membutuhkan informasi keuangan untuk tujuan pengendalian (controlling), pengkoordinasian (coordinating), dan perencanaan (planning) suatu perusahaan.

Ø  Pihak Ekstern
Adalah pihak-pihak yang berada di luar perusahaan tetapi ia membutuhkan informasi keuangan perusahaan tersebut.
1. Pemilik/Investor
2. Calon Investor
3. Kreditor
4. Calon Kreditor
5. Pemerintah
6. Karyawan perusahaan yang bersangkutan



3.            Prinsip Akuntansi
1.      Prinsip Biaya Historis (Historical Cost Principle)
Prinsip ini menghendaki digunakannya harga perolehan dalam mencatat aktiva, utang, modal dan biaya. Misalkan, pada saat kita hendak membeli sebuah motor, kita ditawari harga Rp 13.000.000,00, setelah proses tawar menawar berjalan kita membeli motor tersebut dengan harga Rp 12.500.000,00. Dari kondisi di atas yang menjadi harga perolehan motor kita adalah Rp 12.500.000,00, sehingga pada pencatatan kita yang muncul adalah angka Rp 12.500.000,00.
2.      Prinsip Pengakuan Pendapatan (Revenue Recognition Principle)
Pendapatan adalah aliran masuk harta-harta (aktiva) yang timbul dari penyerahan barang atau jasa yang dilakukan oleh suatu unit usaha selama suatu periode tertentu.
Dasar yang digunakan untuk mengukur besarnya pendapatan adalah jumlah kas atau ekuivalennya yang diterima dari transaksi penjualan dengan pihak yang bebas.
3.      Prinsip Mempertemukan (Matching Principle)
Yang dimaksud dengan prinsip ini adalah mempertemukan biaya dengan pendapatan yang timbul karena biaya tersebut. Prinsip ini berguna untuk menentukan besarnya penghasilan bersih setiap periode. Prinsip ini biasanya diterapkan saat kita membuat jurnal penyesuaian. Dengan adanya prinsip ini kita harus menghitung berapa besarnya biaya yang sudah benar-benar menjadi beban kita meskipun belum dikeluarkan, dan berapa besarnya pendapatan yang sudah benar-benar menjadi hak kita meskipun belum kita terima selama periode berjalan.
4.      Prinsip Konsistensi (Consistency Principle)
Metode dan prosedur-prosedur yang digunakan dalam proses akuntansi harus diterapkan secara konsisten dari tahun ke tahun. Konsistensi tidak dimaksudkan sebagai larangan penggantian metode, jadi masih dimungkinkan untuk mengadakan perubahan metode yang dipakai. Jika ada penggantian metode, maka selisih yang cukup berarti (material) terhadap laba perusahaan harus dijelaskan dalam laporan keuangan, tergantung dari sifat dan perlakukan terhadap perubahan metode atau prinsip tersebut.
5.      Prinsip Pengungkapan Lengkap (Full Disclosure Principle)
Yang dimaksud dengan prinsip ini adalah menyajikan informasi yang lengkap dalam laporan keuangan. Hal ini diperlukan karena melalui laporan keuanganlah kita dapat mengetahui kondisi suatu perusahaan dan mengambil keputusan atas perusahaan tersebut. Apabila informasi yang disajikan tidak lengkap, maka laporan keuangan tersebut bisa menyesatkan para pemakainya.
4.         Pengertian laporan keuangan
Adalah sekumpulan informasi keuangan perusahaan dalam suatu periode tertentu yang di sajikan dalam bentuk laporan sistematis yang mudah dibaca dan di pahami oleh semua pihak yang membutuhkan.


6.      Isi laporan keuangan
o   Neraca (balance sheet)
o   Laporan laba rugi (income statement)
o   Laporan perusahaan ekuitas, untuk perusahaan perseorangan adalah laporan saldo laba (capital statement) sedangkan untuk perseroan terbatas (retained earnings statement).
o   Laporan arus kas (cash flow statement)
o   Catatan atas laporan keuangan : aset, kewajiban, ekuitas, pendapatan dan beban (termasuk keuntungan dan kerugian), arus kas.
7.      Bentuk Neraca
PT.GIAT PRIMA
NERACA
Per 31 Desember 2010
Kas                                              49.500.000
Piutang usaha                           20.000.000
Kendaraan                                 13.800.000
Peralatan                                     1.500.000
Akumulasi penyusutan             1.800.000
Total harta                                 86.600.000

Utang usaha                              10.800.000
Utang bank                                10.000.000
Modal saham                            25.000.000
Saldo laba                                  40.800.000

Total kewajiban dan ekuitas  86.600.000

8.      Laporan laba rugi
Adalah suatu laporan sistematis yang menggambarkan pendapatan, beban operasional, dan hasil operasi usaha dalam suatu periode waktu tertentu.





9.      Bentuk laporan laba rugi
PT.GIAT PRIMA
LAPORAN LABA RUGI
Untuk periode 31 Desember 2010
Pendapatan                                                                                                           100.000.000
Beban usaha
      Beban gaji                         20.000.000
      Beban asuransi                10.000.000
      Beban administrasi           9.000.000
      Beban sewa                        6.200.000
      Beban penyusutan            1.800.000
      Beban bunga                         900.000
Jumlah beban usaha                                                                                              47.900.000
Laba usaha                                                                                                               52.100.000

10.  Tujuan laporan keuangan
Menurut PSAK, tujuan laporan keuangan adalah memberikan informasi tentang posisi keuangan, kinerja, dan arus kas yang bermanfaat bagi sebagian besar kalangan pengguna laporan dalam rangka membuat keputusan-keputusan ekonomi serta menunjukkan pertanggung jawaban manajemen atas penggunaan sumber daya yang sudah di percayakan kepada mereka.

Ø  Sumber :

·         Buku MENYUSUN LAPORAN KEUANGAN SMK kelas XI penerbit : PT GALAXY PUSPA MEGA